Showing posts with label Biologi XI. Show all posts
Showing posts with label Biologi XI. Show all posts

2013/03/05

Kunci jawaban biologi esis kelas xi ujian semester 1


Semester 1

A.      Pilihan Ganda
          1.    B                6.   A                11.  B               16.  A               21.  E               26. E
          2.    A                7.   B                12.  B               17.  A               22.  B               27. B
          3.    C                8.   E                13.  C               18.  E               23.  B               28. C
          4.    E                9.   E                14.  A               19.  D               24.  B               29. D
          5.    D                10. D                15.  C               20.  C               25.  B               30. B

B.      Jawablah pertanyaan berikut dengan jelas
          1.    Struktur membran plasma tersusun dalam bentuk fosfolipid bilayer sebab membran plasma bersifat dinamis karena memiliki struktur seperti fluida (zat cair), sehingga molekul lipid dan protein dapat bergerak sisi kepala merupakan sisi hidrifilik (suka air) yang menghadap ke luar membran plasma. Sisi ekor merupakan sisi hidrofolik (tidak suka air) yang bersembunyi di bagian dalam membran plasma
          2.    ·      Sesuai gambar siswa
                  ·      Fungsi bagian-bagiannya:
                         -     membran dalam merupakan penghalang utama antara sitosol dan enzim nitokondria
                         -     krista mengandung molekul penting untuk menghasilkan ATP
                         -     matriks merupakan ruang yang dikelilingi oleh membran dalam, mengandung beberapa enzim yang digunakan untuk vespirasi seluler, juga mengandung ribosom dan DNA
          3.    Jaringan meristem menurut asal pembentukannya:
                  a.    Promeristem adalah jaringan meristem yang telah ada ketika tumbuhan masih dalam tingkat embrio
                  b.    Meristem primer adalah jaringan meristem yang ditemukan pada tumbuhan dewasa dan masih membelah diri
                  c.     Meristem sekunder adalah jaringan meristem yang berasal dari jaringan meristem primer
          4.    a.    Selomen merupakan lapisan sel mati di bagian dalam jaringan epidermis pada akar jantung (akar udara) tumbuhan anggrek
                  b.    Sel kipas merupakan alat tambahan pada epidermis bagian atas daun, terutama pada tumbuhan fanili gramineral dan cyperaleare
                  c.     Sel kersis merupakan sel epidermis yang berisi kristal kersik (silica/ SIO)
          5.    a.    Ribosom merupakan butiran kecil nukleopratein yang tersebar di dalam stoplasma. Bahan penyusun ribosom adalah protein dan DNA ribosomal (RNA). Ribosom berfungsi untuk melangsungkan sintesis protein
                  b.    RE tersusun dari kantung pipih dan tabung dua lapis membran yang meluas dan menutupi sebagian besar stoplasma. Ada dua macam RE, yaitu RE kasar (bergranula) dan RE halus (tidak bergranula). RE kasar berfungsi sebagai tempat sintesis protein yang akan ditetapkan di membran sel dan diluar sel. RE halus berfungsi sebagai tempat sintesis lipid. Metabolisme karbohidrat, dan detoksifikasi obat-obatan
                  c.     Badan golgi merupakan kantung pipih bertumpuk yang tersusun dari ukuran besar hingga ukuran kecil dan terikat membran. Badan golgi berfungsi untuk memproses protein dari molekul lain yang akan dibawa ke luar sel atau ke membran sel
          6.    Pada dasarnya, cairan sitoplasma bersifat hipertonik terhadap lingkungannya sehingga terjadi peristiwa osmosis, yaitu vakrola menyerap air. Akibatnya vakuola membesar dan meningkatkan  tekanan air di dalamnya (tekanan  turgor) serta mendesak membran vakuola (tanoplas) kea rah sitoplasma.
          7.    Proses asifikasi yang terjadi pada tulang pipa: Mula-mula pembuluh darah masuk ke perikondrium dibagian tulang diafise. Keadaan ini merangsang sel perikondrium berkembang menjadi osteoblas dan memproduksi tulang keras di bagian lengan. Bagian tengah tulang lengan kemudian terisi pembuluh darah dan osteoklas. Bagian tengah tulang lengan mengalami pengikisan oleh osteoklas sehingga tulang membentuk rongga sumsum. Tulang rawan terus tumbuh memanjang, yang kemudian digantikan oleh tulang spons
          8.    Jantung reptil terdiri dari empat ruang, yaitu atrium kiri dan atrium kanan, serta ventikel kiri dan ventrikel kanan. Atrium kiri dan kanan dipisahkan oleh sekat yang sempurna, disebut sekat atrium . Sebaliknya, antara ventrikel kiri dan kanan terdapat sekat tidak sempurna, disebut sekat ventrikel. Pada buaya, sekat ventrikelnya hampir sempurna, disebut foramen panizzae.
                  Jantung burung terbagi dalam empat ruang, yaitu atrium kanan, atrium kiri, ventrikel kanan, dan ventrikel kiri. Atrium kiri dan atrium kanan dibatasi oleh sekat atrium. Demikian pula ventrikel kiri dan kanan dibatasi oleh sekat ventrikel.
9.    Akar terdiri dari beberapa bagian, yaitu leher pangkal akar, ujung akar, batang akar, cabang akar, serabut akar, rambut akar, dan tudung akar.
        -      leher atau pangkal akar merupakan bagian akar yang bersambungan dengan pangkal batang.
        -      ujung akar merupakan bagian akar termuda yang terdiri dari jaringan-jaringan yang masih dapat mengadakan pertumbuhan (jaringan meristem).
        -      batang akar merupakan bagian akar yang terdapat di antara leher akar dan ujung akar.
        -      cabang-cabang akar merupakan bagian yang tidak langsung bersambungan dengan pangkal batang tetapi keluar dari akar pokok.
        -      serabut akar merupakan cabang-cabang akar yang halus dan berbentuk serabut.
        -      rambut-rambut atau bulu-bulu akar merupakan penonjolan sel-sel kulit luar (epidermis) yang sesungguhnya.
        -      tudung akar (kaliptra) merupakan bagian akar yang terletak palig ujung sebagai pelindung ujung akar yang muda.
          10.  Ciri-ciri strutur jaringan ikat:
        Jaringan ikat merupakan jaringan yang paling banyak terdapat di dalam tubuh. Jaringan ikat berkembang dari mesenkim yang berasal dari mesoderm (lapisan tengah embrio). Jaringan ikat terdiri dari matriks dan sel-sel penyusun jaringan ikat.
11.  Liposuctionadalah salah satu teknik bedah dengan cara menyedot sejumlah lemak dari beberapa bagian tubuh.
12.  Saluran Volkman adalah saluran yang menghubungkan dua saluran Havers.
        Saluran Havers adalah saluran yang berisi pembuluh darah dan saraf.
13.  Sebab, cairan sinovial merupakan cairan pelumas pada ujung-ujung tulang yang terdapat pada bagian kapsul sendi
14.  Otot polos terdiri dari sel-sel otot yang berbentuk gelondong dengan satu inti sel yang terletak di tengah. Aktivitasnya lambat, namun geraknya beruntun.
        Otot Jantung memiliki satu inti sel dengan setiap satu sel otot jantung yang membentuk anyaman dengan percabangan. Otot jantung mampu berkontraksi secara ritmis dan terus menerus sebagai akibat dari aktivitas sel otot jantung yang berpautan.
15.  Berdasarkan ada atau tidaknya aglunitogen, golongan darah dikelompokkan menjadi golongan darah A, B, AB, dan O.
-      golongan darah A, yaitu jika entriosit mengandung aglunitogen-A dan aglutinia-b dalam plasma darah.
-      golongan –B dan agluntinin –a dalam plasma darah
-      golongan darah AB, yaitu jika eritrosit mengandung aglutinogen –A dan B, dan plasma darah tidak memiliki agglutinin.
-      golongan darah O, yaitu jika entrosit tidak memiliki aglutinogen –A dan B, dan Plasma darah memiliki aglutinin –a dan b.
Read More

Kunci jawaban biologi esis kelas xi ujian semester 2


Semester 2    

A.      Pilihan Ganda
          1.    B                6.   B                11.  E               16.  E               21.  C               26. A
          2.    C                7.   D                12.  A               17.  B               22.  A               27. D
          3.    E                8.   A                13.  C               18.  C               23.  B               28. C
          4.    A                9.   D                14.  E               19.  B               24.  C               29. C
          5.    C                10. C                15.  D               20.  E               25.  D               30. B

B.      Jawablah pertanyaan berikut dengan jelas
          1.    Akibat defisiensi Vitamin A = xeroftalmia, rabun senja, kulit kasar, kelelahan
                                                 Vitamin D = rakhitis, osteomalasia
                                                 Vitamin E = penimbunan lemak pada otot, kemandulan, pecahnya eritrosit
2.    Burung memiliki saluran pencernaan yang terdiri dari mulut, kerongkongan, tembolok, lambung kelenjar, empedal, usus halus, usus besar, dan kloaka. Makanan dari mulut masuk menuju ke tembolok melalui kerongkongan. Di tembolok makanan disimpan sementara, setelah itu makanan masuk ke dalam lambung kelenjar yang mengeluarkan getah lambung. Di empedal, makanan dihancurkan dengan bantuan pasir atau kerikil. Dari empedal, pencernaan dilanjutkan di usus halus. Pancreas dan hati menghasilkan enzim-enzim pencernaan yang dialirkan ke usus halus. Hasil pencernaan diserap oleh pembuluh darah pada dinding usus halus. Sisa pencernaan dialirkan ke usus besar, kemudian ke rectum dan akhirnya dikeluarkan melalui kloaka.
        Reptil memiliki saluran pencernaan yang terdiri dari mulut, kerongkongan, lambung, usus, dan kloaka. Mangsa yang tertangkap langsung ditelan. Lender yang dihasilkan kelenjar ludah membantu mempermudah penelanan mangsa.
3.    Alat pernapasan pada reptile adalah paru-paru. Mekanisme pernapasan reptile terdiri dari fase inspirasi dan fase ekspinasi. Saat fase inspirase, tulang rusuk merenggang dan volume rongga dada meningkat, sehingga paru-paru yang kosong akan terisi oleh udara yang banyak mengandung oksigen. Pada fase ekspirasi tulang rusuk akan merapat, sehingga udara yang mengandung karbon dioksida dan uap air akan terdesak keluar dari paru-paru.
4.    Proses pengeluaran zat sisa pada cacing pipih, misalnya Planaria, dilakukan melalui pembuluh bercabang-cabang yang memanjang pada bagian samping kiri dan kanan di sepanjang tubuhnya. Setiap cabang berakhir pada sel-sel api (solenosit) yang dilengkapi dengan silia (bulu getar). Saluran tersebut adalah protonefidium. Silia pada setiap sel api akan selalu bergerak. Akibat gerakan silia tersebut, air atau cairan tubuh dan zat sisa yang sudah disaring di dalam sel api akan terdorong masuk ke dalam saluran ekskresi. Dari saluran ekskresi, cairan tubuh dan zat sisa kemudian dikeluarkan dari tubuh melalui suatu lubang yang disebut nefridiofer.
5.    Cacing pipih, contohnya Planaria memiliki sepasang binting mata pada bagian anterior tubuhnya. Cacing tanah memiliki indera penerima rangsangan di permukaan tubuhnya dan hanya mampu membedakan gelap dan terang sel-sel yang sensitive terhadap rangsangan cahaya terdapat di lapisan kulit bagian dorsal, terutama pada bagian anterior. Cacing tanah cenderung bergerak menjauhi cahaya. Cacing tanah juga peka terhadap rangsangan sentuhan, zat-zat kimia, dan suhu.
6.    Cara menjaga kesehatan system reproduksi pria:
                  -      melakukan pemeriksaan organ reproduksi secara rutin
                  -      melindungi testis selama beraktivitas, contohnya tidak menggunakan pakaian terlalui ketat
                  -      mengurangi kebiasaan mandi dengan air panas
                  -      menjalankan pola hidup sehat
                  -      menghindari minuman beralkohol dan rokok
                  Cara menjaga kesehatan system reproduksi wanita:
                  -      selalu membersihkan mulut vagina bagian luar setalah buang air
                  -      menggunakan obat antiseptic cukup dua minggu sekali, yaitu di pertengahan siklus mentruasi
                  -      tidak menggunakan calana dari nilon
                  -      tidak memberikan bedak pada daerah vagina
                  -      menghentikan kebiasaan menahan air kecil
                  -      segera memeriksakan diri ke dokter apabila ada keluhan
7.    Antibiotik harus memiliki sifat foksisitas spesifik, yaitu antibiotik tersebut harus mampu mematikan atau menghambat pertumbuhan bakteri, tetapi menyebabkan sedikit atau tidak ada kerusakan bagi jaringan tubuh.
8.    Antibodi akan menyerang bakteri sebelum pathogen tersebut masuk ke dalam sel tubuh. Antibodi dihasilkan oleh sel limfosit B dan teraktivitas bila menghenal antigen yang terdapat pada permukaan sel pathogen, dengan bantuan sel limfosit T. ketika suatu pathogen mencoba menyerang tubuh untuk pertama kalinya, masing-masing antigen yang dimiliki pathogen tersebut akan mengaktivasi satu sel B, yang akan membelah dengan sangat cepat untuk membentuk populasi sel yang besar. Semua sel baru tersebut identik dan mereka semua kemudian mensekresikan antibodi yang spesifik terhadap pathogen yang sedang menyerang tersebut. Aksi antibody terhadap antigen adalah sebagai berikut:
                  -      menyebabkan antigen saling melekat (aglutinasi)
                  -      menstimulasi fagositosis oleh neutrfil
                  -      berperan sebagai antitoksin dan menyebabkan pengendapan toksin bakteri
                  -      mencegah bakteri pathogen melekat pada membran sel tubuh
9.    Fungsi protein bagi tubuh adalah sebagai zat pembangun dan pelindung tubuh
10.  Makanan yang masuk ke dalam lambung tersimpan selama 2-5 jam. Selama makanan berada di dalam lambung, makan dicerna secara kimiawi dan bercampur dengan getah lambung. Proses pencampuran tersebut dipengaruhi oleh jarak bergelombang yang bergerak di sepanjang lambung setiap 15-25 detik.
11.  Oksigen yang berada pada alveolus berdifusi ke kapiler arteri paru-paru.
        Oksigen dengan hemoglobin membentuk oksi hemoglobin, kemudian di dalam jaringan oksihemoglobin dipecah sehingga oksigen berdifusi dari kapiler arteri ke jaringan selanjutnya hasil respirasi berupa karbon dioksida dibawa oleh eritrosit menuju paru-paru. Di paru-paru terjadi difusi CO2 dari kapiler vena menuju alveolus. Karbon dioksida akhirnya akan dikeluarkan dari tubuh melalui ekspirasi.
12.  Faktor-faktor yang mempengaruhi proses pembentukan urin adalah hormon antidiurek (ADH), hormon insulin, dan sejumlah air yang diminum.
13.  Karena jantung memiliki otot jantung yang dapat bergerak (berkontraksi) secara ritmis dan terus-menerus dan dikendalikan oleh saraf tak sadar (otot) sehingga pada saat tidur jantung tetap berdetak. Pada saat tidur juga kita melakukan pernapasan secara tidak sadar dan dilakukan secara otomatis dan dikendalikan oleh saraf di otak, sehingga kita tetap bernapas pada saat tidur.
          14.  Perkembangan seks sekunder pada pria ditandai dengan tumbuhnya rambut pada alat kelamin luar dan ketiak, suara berat dan besar, serta melebarnya bahu karena perkembangan otot dan pertumbuhan tulang.
                  Perkembangan seks sekunder pada wanita ditandai dengan ciri pengendapan lemak pada kelenjar mamae, tumbuh rambut di alat kelamin luar dan di ketiak, suara melengking, serta kulit menjadi halus.
15.  Sistem imun memiliki fungsi:
        -      penangkal “benda” asing yang masuk ke dalam tubuh
-      untuk keseimbangan fungsi tubuh terutama menjaga keseimbangan komponen tubuh yang telah tua
                  -      sebagai pendeteksi adanya sel-sel abnormal, termutasi, atau ganas, serta menghancurkannya.
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                               
                 
         

                  
Read More

2013/02/28

kunci jawaban biologi esis kelas xi bab 11


BAB 11

A.      1.    C                6.   D                11.  A
          2.    C                7.   B                12.  C
          3.    E                8.   A                13.  D
          4.    D                9.   C                14.  A
          5.    C                10. A                15.  C

B.      1.    Imun, penangkal benda asing yang masuk ke dalam tubuh, untuk keseimbangan fungsi tubuh, pendeteksi sel-sel abnormal
          2.    Kulit; hidung; kelenjar lakrimal; kelenjar saliva’ kelenjar keringat; lisozim; populasi alam bakteri tidak berbahaya, fagositosis, melepaskan senyawa kimia seperti histamine, dalam reaksi alergi, fagositosis, sebagai system imun
          3.    Respon yang timbul terhadap jaringan tubuh yang rusak, bukan terhadap penyebab kerusakan itu sendiri; inflamasi, fogositosis, respon yang timbul untuk melindungi tubuh dari serangan pathogen dan juga memastikan pertahanan tubuh tidak berbalik melawan jaringan tubuh sendiri; antibody, mediated immunity; antibody; imun primer, respon imun sekunder; yang menyerang langsung organism asing, sel limfosit T.
          4.    Timbul ketika seseorang menjadi kebal untuk sementara terhadap suatu antigen, karena menerima antibody dari orang lain; kekebalan tubuh pasif alami, kekebalan tubuh pasif buatan; kekebalan tubuh yang dihasilkan karena limfosit teraktivitas oleh antigen yang terdapat dipermukaan sel pathogen, kekebalan tubuh aktif alami; kekebalan fubuh aktif buatan
          5.    Mikjroorganisme mematikan yang dimatikan, strain hidup yang tidak mematikan; toksin yang dimodifikasi, antigen hasil isolasi; antigen hasil rekayasa genetic, senyawa kimia yang dihasilkan suatu mikroorganisme yang dapat membunuh mikroorganisme lain; mematikan atau menghambat pertumbuhan bakteri lain, tetapi menyebabkan sedikit atau tidak ada kerusakan bagi jaringan tubuh; anti biotic spectrum luas; antibiotic spectrum kecil; antibiotic spectrum kecil yang spesifik

C.      1.    4 mekanisme tubuh alami terhadap pathogen:
                  a.    Pertahanan fisik
                         Pertahanan fisik berupa kulit, yang mnghalangi jalan masuknya pathogen ke dalam tubuh, kulit juga mensekresi berbagai zat yang menghambat pertumbuhan bakteri, yaitu air mata, sebum (minyak) dan mucus
                  b.    Pertahanan mekanik
                         Rambut hidung berfungsi sebagai filter udara yang melewati saluran hidung
                  c.     Pertahanan kimia
                         Air mata, mucus, saliva, dan keringat semuanya mengandung zat kimia yang menghambat pertumbuhan mikroorganisme
                  d.    Pertahanan biologis
                         Terdapat populasi alami bakteri tidak berbahaya yang hidup di kulit dan membran mukosa yang menghambat pertumbuhan banyak bakteri pathogen
          2.    Kita memiliki pertahanan tubuh alami berupa pertahanan fisik, pertahanan kimia, pertahanan biologis, dan juga pertahanan tubuh oleh sel darah putih. Oleh karena itu tubuh kita tidak mudah terserang penyakit
          3.    Jika tubuh kita terluka maka akan timbul respon imun non-spesifik. Respon tersebut berupa pembengkakan jaringan (inflamasi). Tanda-tanda munculnya inflamasi yaitu:
                  -      Timbul warna kemerahan. Hal tersebut disebabkan pembuluh darah membesar, meningkatkan aliran darah ke area jaringan yang rusak
                  -      Timbul panas. Hal tersebut juga disebabkan aliran darah yang lebih cepat
                  -      Terjadi pembengkakan. Aliran darah yang meningkat menyebabkan makin banyak cairan jaringan yang masuk ke dalam jaringan yang rusak, menyebabkan jaringan membengkak
                  -      Timbul rasa sakit. Jaringan yang membengkak menekan reseptor dan saraf. Selain itu, zat kimia yang dihasilkan oleh sel-sel di area jaringan rusak juga menstimulasi saraf.
                         Daerah yang terluka juga terkadang sering bernanah. Hal tersebut merupakan sel-sel darah putih yang kalah melawan pathogen, sehingga keluar dari jaringan
          4.    Pertahanan tubuh alami mencegah masuk ke dalam tubuh, sedangkan jika pathogen telah ada di dalam tubuh terutama di dalam pembuluh darah maka sel darah putih yang berperan untuk melawan patogen
          5.    Respon imun non-spesifik yaitu respon imun yang timbul terhadap jaringan tubuh yagn rusak atau terluka, bukan terhadap penyebab kerusakan itu sendiri. Respon umun spesifik adalah respon imun yang melindungi tubuh dari serangan pathogen dan memastikan pertahanan tubuh tidak berbalik melawan jaringan tubuh sendiri
          6.    Sel-sel B memori yang telah “mengingat” pathogen yang menginfeksi, missal tetap hidup untuk beberapa tahun dalam tubuh. Jika pathogen yang sama berusaha menginfeksi kembali, sel B tersebut akan membelah dengan sangat cepat menghasilkan sel-sel B aktif dalam jumlah yang lebih besar lagi, yang semuanya memiliki kemampuan mensekresi antibody spesifik. Respon tersebut dinamakan respon imun sekunder
          7.    Antibody-mediated immunity, respon imun yang diperantai antibody tidak melibatkan sell-mediated immunity, respon imun yang melibatkan sel-sel yang menyerang langsung organism easing, yaitu sel limfosit T.
          8.    Fungsi jenis sel limfosit T respon imun:
                  a.    Sel T pembantu (helper T cell) berfungsi untuk menstimulasi sel B untuk membelah an memproduksi antibody, mengaktivasi dua jenis sel T lainnya, dan mengaktivasi makrofag untuk menfagosit pathogen dan sisa-sisa sel
                  b.    Sel T pembunuh (killer T cell) berfungsi untuk menyerang sel tubuh yang terinfeksi dan sel-sel pathogen yang relatif besar (parasit) secara langsung
                  c.     Sel T supresor (suppressor T cell), berfungsi untuk menurunkan dan menghentikan respon imun
          9.    Antibody dihasilkan oleh sel limfosit dan teraktivitas bila mengenai yang terdapat pada permukaan sel pathogen, dengan bantuan sel limfosit T
          10.  Saat kita disengat lebih, kulit kita membengkak dan memerah. Hal tersebut disebabkan terjadinya kerusakan jaringan pada kulit yang disengat. Terjadi pembengkakan karena aliran darah meningkat, sehingga cairan jaringan yang masuk ke dalam jaringan yang rusak makin banyak, sedangkan warna kemerahan disebabkan pembuluh darah membesar, meningkatkan aliran darah ke area jaringan rusak.
          11.  Tubuh dalam keadaan tidak sehat
          12.  Antibiotik penisilin efektif terhadap penyakit yang disebabkan oleh bakteri tetapi tidak efektif untuk penyakit yang disebabkan oleh jamur, sebab penisilin bekerja dengan cara mencegah pembentukan struktur peptidoglikan yang merupakan komponen penting bagi dinding sel bakteri sehingga dinding sel akan melemah dan pecah. Sementara itu jamur tidak memiliki struktur petidoglikan seperti bakteri.
          13.  Kekebalan tubuh aktif adalah kekebalan tubuh yang dihasilkan karena limfusit teraktivasi oleh antigen yang terdapat di permukaan sel pathogen.
                  Kekebalan tubuh pasif adalah kekebaln tubuh yang timbul ketika seseorang menjadi kebal untuk sementara terhadap suatu antigen, karena menerima antibody dari orang lain
          14.  Vaksinasi adalah pemberian vaksin yang dimasukkan ke dalam tubuh
          15.  Limasumber vaksin yaitu:
                  -      mikroorganisme mematikan yang dimatikan
                  -      strain hidup yang tidak mematikan
                  -      toksin yag dimodifikasi
                  -      antigen hasil isolasi
                  -      antigen hasil rekayasa genetic


Read More

kunci jawaban biologi esis kelas xi bab 10


BAB 10

A.      1.    A                6.   E                11.  E               16.                    21. D                26. A                31. C
          2.    C                7.   A                12.  B               17.                    22. C                27. A                32. D
          3.    B                8.   B                13.  E               18.  A               23. A                28. E                33. E
          4.    E                9.   A                14.  B               19.  D               24. C                29. A                34. D
          5.    E                10. D                15.  D               20.                    25. A                30. A                35. D

B.      1.    Melestarikan jenisnya agar tidak punah, jantan, betina
          2.    Penis, adanya rangsangan yang menyebabkan rongga-rongga jaringa erektil terisi penuh oleh darah, skrotum, testis, sperma, hormon kelamin jantan. Tubulus semini ferus, epithelium germinal, pembentukan pserma
          3.    Epididimis, vas deferens, saluran ejakulasi, uretra, vesikula seminalis, kelenjar prostate, kelenjar cowper
          4.    Vulva, mons pubis, labium mayor, labium minor, saluran uretra, saluran kelamin, ovarium, ovum, oviduk, menyalurkan ovum dari ovarium menuju uterus, sebagai tempat perkembangan zigot apabila terjadi fentilisasi, vagina; saluran akhir dari saluran reproduksi dalam wanita, menstruasi, peluruhan endometrium
          5.    Fertilisasi, zigot, endometrium, kehamilan (gestasi)

C.      1.    Testis berada di luar rongga rubuh, sebab proses pembentukan sperma atau spermatogenesis membutuhkan suhu yang stabil, yaitu beberapa derajat lebih rendah dari pada suhu tubuh
          2.    Isi cairan yang terdapat pada semen yaitu mengalami penambahan berbagai getah kelamin yang dihasilkan oleh kelenjar asesoris, getah-getah dari kelenjar asesoris berfungsi untuk mempertahankan hidup dan pergerakan sperma. Kelenjar asesoris merupakan kelenjar kelamin yang terdiri dari vesikulas seminalis, kelenjar prostate, dan kelenjar cowper
          3.    Faktor yang mengakibatkan perubahan tersebut adalah sebagai akibat stimulasi hormon gonadotropin hipofisis anterior. Sejumlah hormon yang dihasilkan oleh hipofisis anterior berperan pada pubertas. Caranya dengan merangsang testis untuk mengeluarkan testosterone. Hormon testosterone merangsang perkembangan seks sekunder dengan ciri-ciri tersebut
          4.    Siklus menstruasi
                  -      Fase menstruasi: terjadi bila ovum tidak dibuahi sperma. Kadar estrogen dan progesterone menurun sehingga ovum terlepas dari endometrium dan terjadi juga peluruhan endmetrium.
                  -      Fase praovulasi: Hipofisis mengeluarkan FSH yang merangsang pembentukan folikel. Selama pertumbuhannya, folikel mengeluarkan estrogen sehingga terjadi pembentukan kembali endometrium
                  -      Fase ovulasi: peningkatan kadar estrogen menyebabkan penghambatan pelepasan FSH dan LH sehingga merangsang pelepasan oosit sekunder dari folikel
                  -      Fase pasca-ovulasi: peningkatan hormon estrogen menyebabkan meningkatnya penebalan endometrium
          5.    a.    Saat memasuki masa pubertasi anak perempuan akan mengalami perubahan hormon yang menyebabkan obsit primer menlanjutkan milosis tahap pertamanya. Oosit yang mengalami melosis akan menghasilkan dua sel yang tidak sama ukurannya. Sel oosit pertama merupakan oosit yang berukuran normal (besar) yang disebut oosit sekunder, sedangkan sel yang yang berukuran lebih kecil disebut badan polar pertama (polosit primer). Selanjutnya, oosit sekunder meneruskan tahap meiosis II. Namun pada melosis II, oosit sekunder tidak langsung diselesaikan sampai tahap akhir, melainkan berhenti sampai terjadi ovulasi. Jika tidak terjadi fertilisasi, oosit sekunder akan mengalami degenerasi. Namun jika ada sperma  masuk ke duduk, melosis II pada oosit sekunder akar dilanjutkan kembali. Akhirnya melosis II pada oosit sekunder akan menghasilkan satu sel besar yang disebut ootid dan satu sel kecil yang disebut badan polar kedua (polosit sekunder). Badan polar pertama juga membelah menjadi dua badan polar kedua. Akhirnya pada tiga badan polar dan satu ootid yang akan tumbuh menjadi ovum dan oogenesis setiap satu ogonium
                  b.    Fertilisasi atau pembuahan terjadi saat oosit sekunder yang mengandung ovum dibuahi oleh sperma. Fertilisasi umumnya terjadi segera setelah oosit sekunder memasuki oviduk. Namun, sebelum sperma dapat memasuki oosit sekunder, sperma harus menembus tiga lapisan, yaitu korona radiota, zona pelusida, dan membran fertilizing. Segera setelah sperma memasuki oosit sekunder, inti atau nucleus pada kepala sperma akan membesar, ekor sperma akan berdegenesis. Kemudian akan terbentuk zigot. Zigot akan ditanam pada endometrium uterus
          6.    Setelah sperma memasuki oosit sekunder. Inti atau nucleus pada kepala sperma akan membesar. Sebalikya, ekor sperma akan berdegenerasi. Kemudian, inti sperma yang mengandung 23 kromosom (haploid) dengan ovum yang mengandung 23 kromosom (haploid) akan bersatu menghasilkan zigot dengan 23 pasang kromosom (Zn) atau 46 kromosom
          7.    “LH merupakan hormon pada system reproduksi pria” Lisa menjawab salah untuk pernyataan tersebut, Sebab LH lebih berperan pada siklus mentruasi wanita. LH berfungsi untuk merangsang pelepasan oosit sekunder dari folikel de Graaf sehingga mengakibatkan terjadi ovulasi
          8.    LH dengan konstrasi rendah akan menyebabkan tidak terjadinya ovulasi karena fungsi LH pada wanita adalah untuk merangsang pelepasan oosit primer dari folikel de Graat
          9.    Menstruasi tidak terjadi jika ovum dibuahi sperma karena endometrium tidak meluruh (menebal) untuk menyiapkan penanaman zigot pada uterus. 
                  Mentruasi tidak akan terjadi bila ovum dibuahi sperma sebab korpus luteum akan terus memproduksi hormon estrogen dan progesterone.  Meningkatnya kadar estrogen dan progesterone menyebabkan ovum tetap menempel pada dinding uerus yang menebal. Kemudian, ovum dan sperma tersebut akan berkembang menjadi zigot dan akan ditanam (dimplantaskan) pada endometrium uterus
          10.  Pada persalinan, uterus secara perlahan menjadi lebih peka sampai akhirnya berkontraksi secara berkala hingga bayi dilahirkan. Penyebab peningkatan kepekaan dan aktivitas uterus sehingga terjadi kontraksi dipengaruhi oleh faktor-faktor hormonal dan mekanis hormon-hormon yang berpengaruh terhadap kontraksi uterus, yaitu estrogen, aksitosin, prostonglandin, dan relaksin. Faktor-faktor mekanis yang mempengaruhi kontraksi uterus, yaitu peregangan atau relaksasi otot-otot uterus dan serviks
          11.  Darah ibu dan janin bercampur di uterus melalui pembuluh darah
          12.  Keuntungan pemberian ASI baik terhadap anak maupun ibu menyusui:
                  a.    Bagi bayi
                         -     pemenuhan kebutuhan gizi
                         -     mengandung antibody yang merupakan perlindungan alami bagi bayi yang baru lahir
                         -     dapat meningkatkan IQ anak
                         -     terbentuk ikatan emosional yang kuat antara ibu dan bayinya
                  b.    Bagi ibu
                         -     memudahkan ibu yang melahirkan utuk mengurangi berat badan yang bertambah saat kehamilan
                         -     merangsang uterus berkontraksi untuk kembali pada bentuknya semula
                         -     tidak ada botol yang harus dicuci
                         -     sebagai kontrasepsi alami
                         -     ekonomis
  13.  Jenis kelamin laki-laki karena laki-laki terus memproduksi sel-sel gametnya sepanjang hidupnya.
          Sedangkan jenis kelamin perempuan memproduksi sel-sel gamet yang terbatas dalam suatu siklus.
          14.  -      Spermatogenesis merupakan proses pembentukan sperma yang terjadi di dalam testis. Pada spermatogenesis, satu spermatogonia menghasilkan empat spermatozoa, waktu yang dibutuhkan dalam spermatogenesis sekitar 75 hari.
                  -      Oogenesis merupakan proses pembentukan ovum di dalam ovarium. Oogenesis telah dimulai saat bayi perempuan masih di dalam kandungan. Pada oogeneis, satu oogenesis akan menghasilkan satu ovum
          15.  Gangguan pada system reproduksi wanita:
                  a.    Gangguan mentruasi, terdiri dari amenare, primer danamenare sekunder
                  b.    Kanker genitalia, pada wanita dapat terjadi pada vagina, serviks, dan ovarium
                  c.     Endometriosis adalah keadaan dimana jaringan endometrium terdapat di luar uterus, yaitu dapat tumbuh di sekitar ovarium, oviduk, atau jatuh di luar uterus, misalnya di paru-paru
                  d.    Infeksi vagina


                  Gangguan pada system reproduksi pria:
                  a.    Hipogonadisme, yaitu penurunan fungsi testis yang disebabkan oleh gangguan interkasi hormon, seperti hormon androgen dantesfosteron
                  b.    Kriptordikisme yaitu kegagalan dari satu atau kedua testis untuk kurun dari rongga nadomen ke dalam skrotum pada waktu bayi
                  c.     Uretritis adalah peradangan uretra dengan gejala rasa gatal pada penis, dan sering buan air kecil
                  d.    Prastatitis adalah peradangan psrotat

                  Kinerja Ilmiah
                  1.    a.   Tidak tepat
                                Yang benar seperti gambar

                                (Lihat lagi Gambar 10.8c)

                         b.   Pria yang mengalami siklus reproduksi seperti halnya menstruasi pada wanita, tetapi siklus reproduksi pada pria hanya sebatas produksi sperma, kemudian sperma matang, apabila jumlah sperma yang diproduksi sudah banyak akan dikeluarkan melalui mimpi basah
                  2.    a.   Ada
                         b.   Adanya proses pembuahan pada telur
                         c.   Gambar dari siswa


Read More