2014/04/24

KUNCI JAWABAN EKONOMI ESIS KELAS X BAB 6

BAB 6
A.
  1. E
  2. A
  3. C
  4. C
  5. B
  6. A
  7. A
  8. D
  9. A
  10. A

B.
1. Cara-cara penghitungan upah adalah sebagai berikut.
1)      Upah menurut waktu
Dengan sistem ini, setiap tenaga kerja dibayar dalam satuan waktu. Misalnya, sekian rupiah per bulan, per hari, atau per jam.
2)      Upah satuan
Pada sistem ini, semakin banyak satuan unit satuan produksi yang dapat dikerjakan, semakin banyak yang diterima.
3)      Upah borongan
Pada sistem ini, upah yang dibayarkan berdasarkan satu unit pekerjaan secara keseluruhan.
4)      Upah indeks
Pada sistem ini, indeks biaya hidup turut menentukan besarnya upah yang diterima pekerja. Jika harga kebutuhan pokok naik, maka upah akan dinaikkan sesuai dengan kenaikan harga tersebut.
5)      Upah skala
Dengan sistem ini, jika jumlah penjualan meningkat, maka upah yang dibayarkan akan meningkat pula.
6)      Upah dengan premi
Sistem upah ini menunjukkan bahwa upah yang diterima karyawan tidak terbatas hanya pada upah pokok saja, tapi ditambah dengan premi (upah ekstra) yang penghitungannya berdasarkan pada jumlah pekerjaan tambahan yang berhasil dikerjakan di luar jumlah yang telah ditetapkan.
2. Syarat yang harus dipenuhi oleh seorang pengusaha adalah sebagai berikut.
1)      Mempunyai pengetahuan yang luas tentang dunia bisnis.
2)      Mempunyai pengalaman dan kemampuan praktis dalam memimpin organisasi.
3)      Inovatif dalam hal melihat perkembangan sehingga mampu menghasilkan ide-ide baru.
4)      Berpikir rasional.
5)      Mampu bekerja keras, mempunyai inisiatif, terbuka, dan menghargai orang lain.
3. Tiga karateristik tanah adalah sebagai berikut.
1)      Jumlah tanah yang tersedia tetap.
2)      Tidak ada biaya untuk memproduksi tanah.
3)      Secara geografis, tanah tidak bisa berpindah dari satu lokasi ke lokasi lain.
4.   Pembentukan upah pada pasar persaingan sempurna ditentukan oleh kekuatan tarik menarik antara permintaan dan penawaran tenaga kerja. Jika permintaan tenaga kerja meningkat, sementara penawaran tenaga kerja tetap, maka tingkat upah akan cenderung meningkat. Sebaliknya, jika penawaran tenaga kerja meningkat dan permintaan tetap, maka tingkat upah cenderung turun. Sedangkan, pada pasar monopoli, interaksi antara kurva permintaan dan penawaran tidak ada karena tingkat upah sudah ditentukan.
5.   Menurut Jean Baptist Say, seorang wirausahawan adalah orang yang harus mampu memimpin dan mengawasi jalannya perusahaan, agar perusahaan tersebut mampu meraih keuntungan sebesar-besarnya. Oleh sebab itu, sebagai balas jasa, maka wirausahawan layak mendapatkan bagian yang disebut dengan laba pengusaha.
6. Perbedaan pasar faktor produksi dan pasar barang konsumsi adalah sebagai berikut.
Pasar faktor produksi
Pasar barang konsumsi
Permintaan datang dari rumah tangga     produksi.
Permintaan datang dari rumah tangga konsumsi.
Penawaran datang dari rumah tangga konsumsi ke rumah tangga produksi.
Penawaran datang dari rumah tangga produksi ke rumah tangga konsumsi.
Yang ditawarkan adalah faktor produksi.
Yang ditawarkan adalah barang-barang konsumsi.
7.   Menurut Karl Marx, laba pengusaha muncul karena adanya perbedaan antara upah yang seharusnya dengan upah yang dibayarkan kepada buruh, di mana upah yang dibayarkan lebih rendah dari upah yang sebenarnya.
8.   Semakin besar modal belum tentu berarti bahwa semakin tinggi produksi. Hal ini karena produksi juga bergantung pada kemampuan wirausahawan dalam mengelola modal tersebut.
9.   Motif yang mendasari seseorang untuk memiliki uang tunai adalah sebagai berikut.
1)      Motif transaksi
2)      Motif berjaga-jaga
3)      Motif spekulatif

10. Peran LKM bagi perekonomian negara kita adalah dalam menyalurkan kredit bagi  pengusaha mikro yang dapat digunakan sebagai modal usahanya. Dengan demikian, pengusaha mikro memiliki modal untuk meningkatkan produktivitasnya, yang pada akhirnya memajukan perekonomian negara.
Read More

KUNCI JAWABAN EKONOMI ESIS KELAS X BAB5

BAB 5
A.
1.      E
2.      B
3.      B
4.      B
5.      A
6.      B
7.      A
8.      E
9.      E
10.  A

B.
1. Ciri-ciri pasar persaingan sempurna adalah sebagai berikut.
1)      Terdapat banyak pembeli dan penjual, namun mereka tidak mampu memengaruhi harga. Harga di pasar ditentukan oleh kekuatan permintaan dan penawaran.
2)      Barang dan jasa yang dijual bersifat homogen dan tidak dapat dibedakan. Oleh karena itu, promosi dengan iklan tidak akan memberi pengaruh.
3)      Adanya kebebasan untuk masuk dan keluar dari pasar.
4)      Setiap pihak mengetahui keadaan pasar dengan mudah. Pembeli mengetahui jenis barang dan harga yang dikenakan oleh perusahaan. Demikian pula penjual mengetahui tingkat permintaan konsumen.
5)      Adanya kebebasan untuk mengambil keputusan. Tidak ada kekuatan luar yang bisa memengaruhi keputusan yang diambil oleh penjual dan pembeli, termasuk dalam hal ini pemerintah.

2.   a. Ciri-ciri pasar monopoli adalah sebagai berikut.
1)      Hanya ada satu orang penjual.
2)      Terdapat banyak pembeli.
3)      Produk tidak mempunyai barang substitusi yang dekat.
4)      Adanya hambatan untuk masuk ke dalam pasar, antara lain penetapan harga serendah mungkin, kepemilikan hak paten, dan adanya skala ekonomi yang sangat besar.
b. Ciri-ciri pasar oligopoli adalah sebagai berikut.
1)      Terdapat banyak pembeli di pasar.
2)      Hanya ada beberapa penjual.
3)      Produk yang dijual bisa bersifat homogen, dan bisa juga berbeda, namun memenuhi standar tertentu.
4)      Terdapat hambatan untuk memasuki pasar bagi perusahaan baru.
5)      Adanya saling ketergantungan. Kebijakan harga dan kuantitas produksi satu produsen akan berpengaruh terhadap kebijakan harga dan kuantitas produsen lain.
6)      Penggunaan iklan sangat berpengaruh terhadap tingkah laku dan perubahan selera konsumen.
c. Ciri-ciri pasar persaingan monopolistik adalah sebagai berikut.
1)      Terdapat banyak produsen, namun jumlah ini tidak sebanyak pada pasar persaingan sempurna.
2)      Jenis barang yang dipasarkan cenderung sama, tetapi tetap bisa dibedakan dari kemasan, cara pembayaran, dan layanan purnajual yang diberikan.
3)      Adanya kemampuan produsen untuk memengaruhi harga. Kemampuan ini berasal dari sifat barang yang dihasilkan.
4)      Produsen lain mudah masuk ke dalam pasar dengan syarat mampu menciptakan produk dengan jenis berbeda dari produk yang sudah ada.
5)      Promosi penjualan harus aktif.

3. Jika musim panen datang, pemerintah sebaiknya menetapkan harga eceran terendah agar kelebihan penawaran yang terjadi dapat diatasi dengan pembelian langsung kepada petani. Tujuannya adalah untuk mencapai tingkat harga yang tidak merugikan petani.

4. Pada saat paceklik, pemerintah sebaiknya menetapkan harga eceran tertinggi agar kelebihan permintaan yang terjadi dapat diatasi dengan usaha-usaha peningkatan produksi. Tujuannya adalah untuk mencapai tingkat harga yang tidak merugikan konsumen.

5. Perbedaan pasar monopoli dengan pasar persaingan monopolistik adalah sebagai berikut.
Struktur Pasar
Jumlah Penjual
Untuk Masuk Keluar Pasar
Kemampuan Penjual Menentukan Harga
Produk yang Dihasilkan
Monopoli
Satu
Sangat sulit
Mudah
Unik
Persaingan Monopolistik
Beberapa
Agak Mudah
Sulit
Terdiferensiasi

6. Kurva MR pada pasar monopoli turun dari kiri atas ke kanan bawah karena pada saat produsen ingin menjual lebih banyak, maka dia harus menurunkan harga agar lebih banyak yang terjual.

7. Perbedaan pasar monopoli dengan pasar oligopoli adalah sebagai berikut.
Struktur Pasar
Jumlah Penjual
Untuk Masuk Keluar Pasar
Kemampuan Penjual Menentukan Harga
Produk yang Dihasilkan
Monopoli
Satu
Sangat sulit
Mudah
Unik
Oligopoli
Sedikit
Sulit
Agak Mudah
Terdiferensiasi

8. Dampak negatif monopoli terhadap kesejahteraan konsumen adalah konsumen harus membayar harga di atas biaya untuk memproduksi barang tersebut yang mengakibatkan berkurangnya kesejahteraan mereka.

9. Peran pemerintah dalam pasar monopoli adalah sebagai berikut.
1)      Mencegah timbulnya monopoli itu sendiri.
2)      Pemberian izin kepada perusahaan baru.
3)      Menambah penawaran barang dalam negeri dengan jalan impor.
4)      Menetapkan Harga Eceran Tertinggi.

11.  Monopoli bisa terjadi karena perusahaan memiliki skala ekonomis yang sangat besar, sumber daya yang unik yang sulit dimiliki perusahaan lain, dan kepemilikan hak paten melalui Peraturan Pemerintah.
Read More

KUNCI JAWABAN EKONOMI ESIS KELAS X BAB4

BAB 4
A.
1.      A
2.      B
3.      C
4.      A
5.      C
6.      E
7.      E
8.      A
9.      D
10.  E

B.
1. Substansi yang harus dimasukkan ke dalam pengertian permintaan antara lain keinginan, kemampuan, jumlah barang dan jasa, dan harga.

2. Harga barang komplementer turut memengaruhi permintaan pasar karena jika harga barang komplementer naik (turun), maka permintaan terhadap suatu barang menurun (meningkat). Akibatnya, permintaan pasar akan turun (naik). Selain itu, harga barang substitusi juga ikut memengaruhi permintaan pasar. Jika harga barang substitusi naik (turun), maka permintaan terhadap suatu barang meningkat (menurun). Akibatnya, permintaan pasar akan naik (turun).

3. Kurva penawaran naik dari kiri bawah ke kanan atas karena ketika harga suatu barang naik, kuantitas yang ditawarkan akan naik. Sebaliknya, jika harga suatu barang turun, maka kuantitas yang ditawarkan akan turun.

4. Kurva penawaran bergeser ke kanan berarti terjadi kenaikan penawaran.

5. Faktor-faktor yang memengaruhi penawaran adalah sebagai berikut.
1)      Harga barang itu sendiri
2)      Harga barang dan jasa lain yang terkait
3)      Harga bahan baku
4)      Tingkat teknologi
5)      Jumlah produsen
6)      Ekspektasi produsen

6. Kemajuan teknologi dapat menggeser kurva penawaran ke kanan karena dapat mengubah kombinasi input serta jenis input yang diperlukan dalam proses produksi. Peningkatan teknologi selalu mengandung arti bahwa jumlah input yang dibutuhkan lebih sedikit, atau biaya input yang dibutuhkan berkurang. Jika biaya produksi lebih rendah, produsen terdorong untuk meningkatkan output. Sehingga kurva penawaran bergeser ke kanan.

7. Kita perlu mengetahui elastisitas harga agar dapat melihat seberapa besar kepekaan atau reaksi konsumen terhadap perubahan harga.

8. Permintaan barang-barang kebutuhan pokok cenderung bersifat inelastis karena konsumen tidak akan menghentikan pembelian walaupun harganya naik.
9. Arti koefisien elastisitas penawaran 0,8 adalah jika harga berubah sebesar 1%, maka penawaran berubah sebesar 0,8%.


10. Harga keseimbangan terbentuk pada saat kuantitas yang diminta dan yang ditawarkan sama besarnya. Terbentuknya harga keseimbangan di pasar merupakan hasil kesepakatan antara konsumen dan produsen.
Read More

KUNCI JAWABAN EKONOMI ESIS KELAS X BAB3

BAB 3
A.
  1. A
  2. C
  3. A
  4. A
  5. B
  6. B
  7. D
  8. C
  9. D
  10. A

B.
1. Konsumsi adalah suatu kegiatan yang bertujuan mengurangi atau menghabiskan faedah suatu benda (barang dan jasa) dalam rangka pemenuhan kebutuhan.

2. Tujuan konsumsi adalah untuk memenuhi kebutuhan hidup secara langsung.

3. Perbedaan kepuasan total dengann kepuasan marjinal adalah sebagai berikut.
            Kepuasan total diperoleh konsumen dalam mengonsumsi sejumlah barang atau jasa tertentu secara keseluruhan. Sedangkan, kepuasan marjinal diperoleh konsumen dari setiap tambahan barang atau jasa yang dikonsumsinya.

4. Perbedaan pendekatan kardinal dan ordinal dalam menganalisis perilaku konsumen adalah sebagai berikut.
            Pendekatan kardinal dalam analisis konsumen didasarkan pada asumsi bahwa tingkat kepuasan yang diperoleh konsumen dari konsumsi suatu barang dapat diukur atau dikuantifikasi dengan satuan tertentu, seperti uang, jumlah, atau buah. Sedangkan, pendekatan ordinal membuat peringkat (rangking) atau urutan kombinasi barang yang dikonsumsi.


5. Fungsi produksi adalah sebuah fungsi yang menunjukkan hubungan antara input dengan output yang dapat dihasilkan oleh kombinasi input tersebut. Secara matematis, fungsi produksi dapat ditulis dalam persamaan berikut ini.
Q = f (C,L,R,T)
Di mana:
Q (Quantity)                = jumlah barang yang dihasilkan
F (Function)                = simbol persamaan fungsional
C (Capital)                  = modal
L (Labor)                    = tenaga kerja
R (Raw material)        = bahan baku
T (Technology)            = teknologi
Fungsi produksi yang disusun dalam persamaan matematis di atas mengandung arti bahwa output (barang dan jasa) yang dihasilkan merupakan akibat dari input yang diproses. Jika komposisi salah satu input diubah, maka outputnya juga akan berubah. Output akan berubah secara proporsional dengan besar kecilnya perubahan input.

6. Tujuan produksi secara umum adalah memenuhi kebutuhan manusia untuk mencapai kemakmuran.

7. Pembagian faktor produksi adalah sebagai berikut.
1.      Faktor produksi alam
Faktor produksi alam adalah semua kekayaan yang terdapat pada semesta alam yang dapat digunakan dalam proses produksi. Faktor produksi alam antara lain tanah, air, sinar matahari, udara, dan barang tambang.
2.      Faktor produksi tenaga kerja
Faktor produksi tenaga kerja adalah faktor produksi insani yang secara langsung menjalankan kegiatan produksi. Dalam faktor produksi tenaga kerja ini terkandung unsur fisik, pikiran, dan kemampuan yang dimiliki oleh tenaga kerja.
3.      Faktor produksi modal
Faktor produksi modal adalah benda-benda hasil produksi yang digunakan untuk proses produksi barang dan jasa lain. Fungsinya adalah sebagai penunjang dalam mempercepat kemampuan dalam berproduksi.
4.      Faktor produksi keahlian
Faktor produksi keahlian adalah keterampilan seseorang dalam memanfaatkan faktor produksi dalam rangka menghasilkan barang dan jasa.

8. Kurva isokuan adalah kurva yang memperlihatkan semua kombinasi input yang akan menghasilkan output dalam jumlah yang sama.

9. Hukum produk marjinal yang semakin menurun menyatakan bahwa apabila faktor produksi terus ditambah, hasil produksi akan meningkat sampai titik tertentu, namun kemudian peningkatan itu semakin menurun. Contohnya penambahan satu pegawai dapat meningkatkan jumlah hasil jagung. Sekarang baagimana kalau jumlah pegawai terus ditambah menjadi tiga, sementara luas lahan dan peralatan lain tetap. Mula-mula, penambahan jumlah pegawai akan tetap meningkatkan hasil panen jagung. Namun, jika pekerja terus ditambah, lahan jagung menjadi sesak oleh pekerja dan hasil kerja mereka tidak maksimal. Peningkatan hasil jagung akan mulai menurun.

10. Circulair Flow Diagram menggambarkan interaksi antarpelaku ekonomi, yaitu rumah tangga konsumsi (RTK), perusahaan, pemerintah, dan masyarakat luar negeri dalam suatu perekonomian. RTK membeli barang dan jasa dari perusahaan. Sebaliknya, perusahaan membeli faktor produksi dari RTK. Perusahaan dan RTK membayar pajak kepada pemerintah. Selanjutnya, pemerintah menggunakan pajak tersebut untuk membangun sarana dan prasarana demi kepentingan perusahaan dan RTK. Ketiga pelaku ekonomi di dalam negeri ini selanjutnya berinteraksi dengan masyarakat luar negeri melalui kegiatan ekspor-impor.


Read More

2013/12/12

KUNCI JAWABAN EKONOMI ESIS KELAS X BAB2

BAB 2
A.
  1. C
  2. D
  3. D
  4. B
  5. C
  6. C
  7. B
  8. B
  9. E
  10. E

B.
1. Permasalahan untuk siapa barang diproduksi adalah siapa yang memerlukan barang yang telah diproduksi tersebut. Dengan kata lain, bagaimana cara pendistribusiannya. Apakah akan didistribusikan menurut ukuran pendapatan, kekayaan, atau kelompok tertentu dari masyarakat.

2. Masalah barang apa yang diproduksi menyangkut jenis barang yang akan diproduksi. Karena sumber daya terbatas, masyarakat harus memutuskan barang apa yang akan diproduksi. Apakah akan memproduksi buku-buku, makanan, mainan, dan seterusnya.

3. Masalah bagaimana cara memproduksi adalah teknologi atau metode produksi apa yang akan digunakan untuk memproduksi suatu barang, mencakup berapa jumlah tenaga kerja, jenis mesin, serta bahan mentah apa yang akan digunakan. Selanjutnya adalah bagaimana mengombinasikan faktor-faktor produksi tersebut dalam proses produksi yang paling efisien sehingga produksi dapat berjalan dengan baik dan menghasilkan keuntungan, baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang.

4. Sistem ekonomi dalam suatu negara berguna untuk mengatasi masalah ekonomi yang dihadapi oleh negara tersebut sehingga tujuan dalam perekonomiannya dapat tercapai.

5. Pada dasarnya, saat ini bisa dikatakan tidak ada sama sekali negara yang menganut suatu sistem ekonomi secara murni.

6. Masih ada ciri-ciri sistem ekonomi tradisional di Indonesia. Hal ini dapat kita lihat pada kehidupan ekonomi masyarakat pedesaan atau pedalaman. Di antara mereka masih ada yang terikat dengan tradisi, menggunakan sedikit modal dan teknik yang sederhana dalam kegiatan produksi, serta menjadikan tanah sebagai tumpuan kegiatan produksi dan sumber kemakmuran.

7. Negara yang masih menganut sistem ekonomi komando hingga kini antara lain Kuba dan Cina. Karena sumber daya dialokasikan oleh pemerintah secara terpusat.

8. Sistem ekonomi yang paling cocok bagi negara Indonesia adalah sistem ekonomi campuran. Karena pada sistem ini, pemerintah dan swasta (masyarakat) bekerjasama dalam memecahkan masalah ekonomi. Hal ini sesuai dengan prinsip demokrasi ekonomi yang berlaku di Indonesia.

9. Kata kunci untuk menggambarkan ciri sistem ekonomi pasar adalah keuntungan.

10. Sistem ekonomi campuran adalah sistem yang melibatkan peran aktif pihak swasta (masyarakat) untuk mendampingi pihak pemerintah. Jadi, pemerintah dan masyarakat saling bahu membahu untuk melaksanakan kegiatan ekonomi.


Read More

KUNCI JAWABAN EKONOMI ESIS KELAS X BAB 1

BAB 1
A.
  1. D
  2. C
  3. C
  4. A
  5. D
  6. C
  7. E
  8. C
  9. C
  10. E

B.
1. Penyebab timbulnya masalah ekonomi adalah sebagai berikut.
  1. Keterbatasan jumlah benda pemuas kebutuhan yang ada di alam.
  2. Kerusakan sumber daya alam akibat ulah manusia.
  3. Keterbatasan kemampuan manusia untuk mengolah sumber daya alam.
  4. Peningkatan kebutuhan manusia yang lebih cepat dibandingkan dengan kemampuan penyediaan sarana kebutuhan.

2. Perbedaan biaya sehari-hari dengan biaya peluang adalah sebagai berikut.
            Biaya sehari-hari adalah pengorbanan yang harus dilakukan untuk melakukan suatu kegiatan ekonomi, tanpa memperhitungkan kerugian karena dikorbankannya kegiatan lain. Jadi, biaya sehari-hari muncul dari kegiatan apa yang dilakukan. Sedangkan, biaya peluang adalah biaya yang muncul secara implisit karena melakukan suatu kegiatan dan mengorbankan kegiatan yang lain. Dengan kata lain, biaya peluang muncul dari kegiatan lain yang tidak bisa dilakukan.

3. Kebutuhan menurut sifat adalah sebagai berikut.
1.      Kebutuhan jasmani
2.      Kebutuhan rohani

4. Individu atau organisasi harus mengadakan pilihan dalam memenuhi kebutuhan sebab jenis dan jumlah benda pemuas kebutuhan yang tersedia terbatas (langka), sementara jumlah dan jenis yang dibutuhkan tidak terbatas.

5. Saya tidak pernah merasa semua kebutuhan telah terpenuhi. Sebab manusia akan selalu menghadapi masalah kelangkaan karena sumber daya yang tersedia tidak akan pernah cukup untuk memuaskan semua kebutuhannya. Kebutuhan tersebut begitu banyak, beragam, dan terus berkembang serta akan terus berlanjut sampai manusia menghembuskan napas terakhirnya.

6. Hubungan antara kenaikan harga BBM oleh pemerintah dengan kelangkaan adalah sebagai berikut.
            Kelangkaan minyak bumi yang disertai oleh tingginya permintaan rumah tangga dan industri terhadap BBM telah mengakibatkan kenaikan harga BBM oleh pemerintah.
7. Tindakan yang seharusnya diambil oleh pemerintah untuk mengatasi kelangkaan pupuk adalah mengembangkan pemanfaatan kotoran hewan dan berbagai jenis tumbuhan yang dapat menggantikan peran pupuk sebagai penyubur tanaman.

8.        
9. 

10. Perbedaan laba ekonomi dengan laba akuntansi adalah sebagai berikut.

            Laba akuntansi diperoleh dari selisih pendapatan atau penerimaan dengan biaya eksplisit (biaya peluang sumber daya perusahaan dalam bentuk pembayaran tunai). Sedangkan, laba ekonomi diperoleh dari selisih pendapatan atau penerimaan dengan biaya eksplisit dan implisit (biaya peluang dari penggunaan sumber daya milik perusahaan). Perusahaan baru dikatakan memperoleh laba ekonomi jika laba tersebut lebih besar daripada biaya peluang atau opportunity cost.
Read More

KUNCI JAWABAN SEJARAH ESIS KELAS X EVALUASI SEMESTER 2

Evaluasi Semester II


1.      d
2.      a
3.      d
4.      e
5.      e
6.      a
7.      e
8.      d
9.      b
10.  e
11.  b
12.  c
13.  e
14.  a
15.  e
16.  a
17.  d
18.  c
19.  e
20.  d
21.  b
22.  a
23.  e
24.  a
25.  b
26.  e
27.  d
28.  b
29.  b
30.  a
31.  e
32.  b
33.  a
34.  e
35.  d
36.  b
37.  a
38.  b
39.  b
40.  a
41.  b
42.  a
43.  d
44.  b
45.  e
46.  d
47.  e
48.  e
49.  c
50.  a



B.
1.      Peradaban dapat diartikan sebagai puncak hasil budaya suatu kelompok manusia atau masyarakat.
2.      Ciri-ciri umum peradaban:
-         Pembangunan kota-kota baru dengan tata ruang yang baik, indah, dan modern.
-         Sistem pemerintahan yang tertib karena terdapat hukum dan aturan-aturan.
-         Masyarakat terbagi dalam jenis pekerjaan, keahlian, dan strata sosial yang jauh lebih kompleks.
-         Berkembangnya beragam ilmu pengetahuan dan teknologi baru yang lebih maju, seperti astronomi, kesehatan, bentuk tulisan, arsitektur, kesenian, ilmu ukur, keagamaan, dan sebagainya.
3.      Periodisasi perkembangan budaya masyarakat awal Indonesia dibedakan atas beberapa kurun waktu sesuai dengan tingkat peradabannya. Tingkat peradaban ini dibedakan berdasarkan bahan-bahan yang digunakan untuk membuat benda atau alat perlengkapan hidup manusianya. Berdasarkan hal itu, perkembangan budaya dapat dibedakan menjadi zaman batu dan zaman logam. Zaman batu terdiri dari zaman batu tua, zaman batu madya, zaman batu muda, dan zaman batu besar. Zaman logam terdiri dari zaman tembaga, zaman perunggu, dan zaman besi.
4.       
5.      Zaman Neozoikum terbagi menjadi dua, yaitu:
-         Era tersier, binatang menyusui, seperti berbagai jenis monyet dan kera telah berkembang pesat.
-         Era kuarter, dibagi menjadi dua kala, yaitu kala pleistosen dan holosen. Kala pleistosen atau zaman Deluvium berlangsung sejak 600.000 tahun yang lalu dan sering disebut sebagai zaman es (glasial). Zaman glasial ditandai dengan mencairnya es di Kutub Utara. Kala holosen atau zaman Aluvium berlangsung sejak 20.000 tahun yang lalu. Pada zaman ini mulai muncul spesies Homo sapiens.
6.      Pada zaman batu tua, masyarakat hidup berpindah-pindah (nomaden) dan mengumpulkan makanan (food gathering).
7.      Pada zaman perundagian, masyarakat telah menetap dan mampu mengolah benda-benda logam. Pada zaman ini, muncul golongan undagiyang terampil melakukan suatu jenis usaha. Susunan masyarakat zaman ini menjadi semakin kompleks dan teratur.
8.      Jenis-jenis manusia purba yang ditemukan di Indonesia, yaitu:
-         Meganthropus palaeojavanicus ditemukan oleh von Koenigswald di Sangiran. Bengawan Solo pada tahun 1941 di lapisan pleistosen bawah.
-         Pithecanthropus mojokertensis ditemukan oleh von Koenigswald di Mojokerto pada tahun 1936.
-         Pithecanthropus robustus ditemukan oleh von Koenigswald di Trinil pada tahun 1939.
-         Pithecanthropus erectus ditemukan oleh Eugene Dubois di Trinil pada tahun 1890.
-         Homo soloensis ditemukan oleh von Koenigswald dan F. Weidenrich di Ngandong pada tahun 1931 – 1934.
-         Homo wajakensis ditemukan oleh von Rietschoten lalu diteliti oleh Eugene Dubois di daerah Wajak, Tulung Agung pada tahun 1989.
9.      Hasil kebudayaan kala Pleistosen dibagi ke dalam kebudayaan Pacitan dan kebudayaan Ngandong. Hasil kebudayaan Pacitan berupa alat-alat dari batu yang disebut kapak genggam. Hasil kebudayaan Ngandong berupa alat tulang dan kapak genggam.
10.  Pada masa berburu, masyarakat masih berpindah-pindah tempat (nomaden) dan menggunakan peralatan sederhana yang terbuat dari bahan-bahan yang ada di lingkungan mereka, seperti batu, kayu, tulang, dan tanduk rusa. Alat-alat tersebut diolah secara kasar dan belum diasah atau diupam halus. Pada masa bercocok tanam dan beternak, masyarakat telah menetap dan mampu membuat tempat untuk memasak dan menyimpan makanan berupa gerabah. Alat-alat penunjang dari batu juga sudah diperhalus dan mulai membuat peralatan dari batu indah, batu api, dan batu lainnya. Masyarakat telah mampu mengolah pertanian dan peternakan, serta mempunyai pandangan terhadap kehidupan setelah kematian. Pada zaman ini, praktik perdukunan juga mulai muncul sebagai akibat dari berkembangnya penyakit.
11.  Peradaban India Kuno dibagi dalam peradaban sungai Indus dan peradaban sungai Gangga. Peradaban sungai Indus terlihat dari peninggalan kota modern Mohenjo Daro dan Harappa. Planalogi atau penataan pada kota-kota tersebut telah menunjukan sistem kota yang tertata rapi dan teratur layaknya kota modern. Peradaban sungai Gangga merupakan campuran antara kebudayaan bangsa Aria dengan bangsa Dravida. Kebudayaan campuran itu lebih dikenal dengan sebutan kebudayaan Hindu. Perkembangan sistem pemerintahan di lembah sungai Gangga merupakan kelanjutan dari sistem pemerintahan masyarakat di lembah sungai Indus.
12.  Peradaban India memiliki ciri khas, yaitu peninggalan kota Mohenjo Daro dan Harappa yang telah mengenal sistem tata kota modern, menjalankan pertanian, dan pengolahan irigasi. Peradaban India juga melahirkan agama Hindu dan Buddha yang kemudian menyebar ke Asia serta terbentuknya kerajaan Gupta. Peradaban Cina memiliki ciri khas, yaitu berdirinya dinasti-dinasti yang memimpin pemerintahan, pembangunan tembok besar pada masa Dinasti Chin, perkembangan pemikiran filsafat Lao Tse dan Kong Fu Tse, sistem pertanian secara intensif, yaitu dengan penggunaan pupuk dan pembuatan saluran irigasi. Masyarakat Cina juga telah menguasai teknologi pengolahan bahan tambang menjadi alat-alat kebutuhan hidup. Bangsa Cina juga dikenal sebagai peradaban yang memilliki banyak ahli dalam bidang astronomi serta sistem penanggalan.
13.  Pembangunan tembok besar pada masa Dinasti Chin, perkembangan pemikiran filsafat Lao Tse dan Kong Fu Tse, sistem pertanian secara intensif, yaitu dengan penggunaan pupuk dan pembuatan saluran irigasi. Masyarakat Cina juga telah menguasai teknologi pengolahan bahan tambang menjadi alat-alat kebutuhan hidup. Bangsa Cina juga dikenal sebagai peradaban yang memilliki banyak ahli dalam bidang astronomi serta sistem penanggalan.
14.  Teknik a cire perdue dalam membuat perunggu adalah dengan cara membuat pola dari lilin yang bercampur tanah liat menjadi benda yang akan dibuat terlebih dahulu. Pola bentuk lilin ini dilapisi dengan tanah liat dan diberi lubang pada bagian bawah dan bagian atas. Lalu dituangkan cairan perunggu. Cairan lilin yang meleleh akan keluar dari lubang bagian bawah. Setelah dingin, yang tertinggal adalah yang telah jadi. Sementara itu, teknik bivalve memiliki sedikit perbedaan. Dalam teknik ini, digunakan dua cetakan yang ditangkupkan. Pada dua cetakan yang ditangkupkan itu, diberi lubang di bagian atas dan bawahnya agar dapat diberi cairan perunggu panas. Setelah mengering dan dingin, dua cetakan tangkup tersebut diangkat dan diperoleh hasil benda perunggu di dalamnya.

15.  Kebudayaan Bac Son-Hoa Binh telah ada semenjak tahun 10.000 SM sampai dengan 4000 SM yang terletak di sebelah utara Vietnam. Sistem kebudayaannya berburu dan mengumpulkan makanan. Sistem peralatan dan perlengkapan hidupnya terbuat dari batu-batu. Ciri gerabah batu pada budaya Bac Son-Hoa Binh adalah adanya penyerpihan pada satu atau dua sisinya. Di daerah Jawa, bukti arkeologis dari peralatan hidup masyarakat Bac Son-Hoa Binh ditemukan di lembah sungai Bengawan Solo. Kebudayaan Dong Son telah ada semenjak tahun 1500 SM sampai dengan 500 SM yang bertempat di kawasan Sungai Ma, Vietnam. Sistem peralatan dan perlengkapan hidupnya terbuat dari perunggu. Di Indonesia, pengaruh budaya perunggu dari Dong Don terlihat dari penemuan berbagai nekara di berbagai kawasan, seperti Sumbawa, Selayar, Sulawesi, dan Bali.
Read More